Candi Kotes, Hadiah dari Raden Wijaya

Candi Kotes
Candi Kotes Tampak dari Luar

Candi Kotes merupakan salah satu candi yang ada di Blitar yang terletak di sebelah selatan lereng gunung kelud. Secara administratif candi ini masuk dalam wilayah Desa Sukosewu, Kec. Gandusari, Kab. Blitar, Jawa Timur. Letaknya berada tepat dipinggir jalan desa, sehingga keberadaanya tak terlalu sulit untuk ditemukan.  Bangunan Candi Kotes terbuat dari batuan andesit dan memiliki arsitektur yang unik di mana dalam detail bangunan candi ini tidaklah simetris.


Peta lokasi candi kotes :




Untuk mengunjungi candi kotes ini dapat menempuh perjalanan melalui jalan raya Blitar – Malang. Jika menggunakan angkutan umum dapat turun di perempatan pasar Kecamatan Talun. Selanjutnya dari pasar perempatan pasar Kecamatan Talun dapat langsung menuju lokasi candi dengan ojek melalui jalan aspal ke arah utara sejauh lebih kurang 5 kilometer.

Sejarah Candi Kotes

Komplek Candi Kotes
Pada bangunan candi kotes 1 candi terdapat pahatan angka 1223 Saka (1301 M), sedangkan pada bangunan candi kotes II terdapat pahatan angka angka tahun 1222 Saka (1300 M). Sehingga dari data data tersebut.Candi Kotes dipastikan berasal dari periode awal Kerajaan Majapahit, masa pemerintahan Raden Wijaya (Kertarajasa). Candi ini didirikan hanya berselang tujuh sampai delapan tahun dari berdirinya Kerajaan Majapahit (1293 M). 

Latar belakang pendirian Candi Kotes diperkirakan merupakan anugerah yang diberikan raja kepada masyarakat Kotes karena telah melindunginya selama dalam masa pelarian. Saat kerajaan Singosari jatuh dalam pemberontakan Jayakatwang, Raden Wijaya terlebih dahulu singgah di Desa Kotes sebelum akhirnya menuju Kudadu Jombang untuk menghimpun kekuatan bersama Arya Wiraraja dari Madura. Sebagai kewajiban yang harus dipenuhi oleh seorang raja yang telah mendapat kemenangan, biasanya ia menghadiahkan tanah kepada kepala desa ,atau berupa pendirian bangunan suci untuk agama. Hingga akhirnya ketika Raden Wijaya menjadi raja, ia menganugerahkan bangunan suci keagamaan yang berada di daerah desa sukosewu sekarang.

Struktur Bangunan

Candi Kotes merupakan sebuah kompleks candi yang terdiri dari dua bangunan yang berderet ke belakang menghadap ke barat. Candi Kotes memiliki letak yang lebih rendah dari gapura masuk menuju kompleks candi, tak heran jika pengunjung dapat melihat semua bagian dari candi dari gapura masuk.
Candi Kotes I
Candi Kotes I
Bangunan candi pertama (Candi Kotes 1) terletak di depan, memiliki tangga di sisi barat dengan pipi tangga bergaya ukel gelung dengan 6 buah undakan/ tangga naik. Candi Kotes I mempunyai ukuran panjang 360 cm, lebar 224 cm, tinggi 142 cm, dan struktur bangunan candinya hanya tinggal bagian kaki. Di atas bangunan terdapat dua altar dan satu miniatur candi. Miniatur candi ini memiliki tiga bagian yaitu atap candi, tubuh candi dan kaki candi. Di bagian tubuh candi terdapat pintu gerbang yang menghadap ke arah barat dan di atas pintunya tersebut terdapat hiasan berupa kala, sedangkan di sisi sebelah utara, timur dan selatan tubuh candi terdapat relung-relung semu yang di atasnya juga terdapat hiasan kala. Bagian atap candi berbentuk kubus yang penuh dengan ukiran dan hiasan. Pada bagian timur laut candi ini terdapat pahatan berupa angka tahun 1223 Saka (1301 M).

Candi Kotes II
Candi Kotes II
Bangunan candi kedua (Candi Kotes II) memiliki ukuran yang lebih besar dari bangunan pertama, yaitu panjang 754 cm, lebar 537 cm dan tingginya 90 cm. Pada bangunan ini dijumpai beberapa umpak, mungkin dulunya berfungsi untuk menyangga tiang dan atap bangunan. Pada bangunan ini juga terdapat tangga dengan pipi tangga bergaya ukel gelung. Uniknya tangga ini tidak terletak di tengah bangunan, tetapi justru sedikit berada di selatan. Oleh karenanya bentuk bangunan kedua ini menjadi asimetris. Pada pipi tangga bangunan candi ini terdapat pahatan berupa angka tahun 1222 Saka (1300 M). Bangunan kedua dibangun lebih awal dari bangunan pertama.

Candi Kotes
Kumpulan Fragmen di Belakang Candi Kotes
Beberapa arca seperti Ganesa, Durga Mahesasuramardhini, Mahadewa, Agastya, dan nandi pernah ditemukan dikomplek candi ini. Sayangnya kini keberadaan arca-arca tersebut tidak diketahui. Ada kemungkinan bahwa beberapa arca telah hancur dan sekarang berada di antara fragmen-fragmen yang ditatata dibelakang candi memanjang dari utara ke selatan. Salah satunya bisa dijumpai fragmen arca yang tinggal bagian kaki menumpang diatas kerbau/lambu. Bisa saja itu adalah fragmen dari Arca Durga Mahesasuramardhini yang dimaksut.  Berdasarkan arca-arcanya, Candi Kotes merupakan candi bercorak Hindu.

0 Response to "Candi Kotes, Hadiah dari Raden Wijaya"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel